Carut marutnya dunia pendidikan di Indonesia masih
diselimuti hal yang namanya korupsi. Kadang memang tidak masuk akal menggapa di
dunia pendidikan masih terjadi hal korupsi yang melibatkan berbagai instansi
terkait terutama instansi dibawah naungan dinas pendidikan.
Seperti yang pernah kualami pada saat aku mengajar disalah
satu sekolah swasta di Jakarta Barat. Kadang aku kasihan melihat bos saya yang
selalu mengeluarkan banyak uang untuk menghadapi birokrasi pemerintah yang
begitu kompleks. Seperti halnya saat mengambil raport baru di di instansi
pemerintah. Berbagai prosedur sudah dilaksanakan dengan benar tetapi apa yang
terjadi dilapangan tidak sesuai dengan aturan yang ada, saya mewakili sekolah
harus mengeluarkan uang Rp.500 ribu hanya untuk menyogok instansi tersebut agar
raport baru para murid kami bisa diambil.
Saya heran apakah ini merupakan sebuah dinas pendidikan?
Dinas yang mendidik manusia untuk melakukan konspirasi terselubung yang
dinamakan suap ataupun korupsi. Yah begitulah Label instansi memang harus
diganti namanya bukan lagi Dinas Pendidikan.
Masih banyak lagi kasus yang berhubungan dengan suap menyuap
ataupun pungli yang terjadi di Dinas Pendidikan yang akan anda alami jika
berhubungan dengan birokrasi yang tidak karuan yang menimbulkan pungli di Dinas
Pendidikan.
No comments:
Post a Comment